Jalan-jalan di Kuta dan Discovery Mall

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

Rasanya lega dan kantuk saya hilang sehabis sholat Ashar di sebuah masjid yang berada di sebuah gang kecil yang (lagi-lagi) terkesan tertutup itu. Sebenarnya saya masih pingin berada di Joger. Kenapa? Saya pingin jalan2 sama dia (my wannabe) ! Huh, kesel juga karena tahunya di Joger tu rame banget—masih untung saat itu saya nggak terjebak dan tersesat di lautan orang yang menurut saya bener2 nggak bersahabat sekali! Main dorong sana, dorong sini… bener2 nggak gerah deh di Joger dengan suasana menggila seperti itu ditambah lagi sebenarnya saya masih ngantuk!

Well, bertemukah saya dengan my wannabe? Ketemu sih, tapi hanya sekelebatan saja… dasar anak bego! Sebel! Wholly shit… You didn’t realize that I looked for you, didn’t you see me here?!

Agnes dan Esti buru-buru mengajak saya keluar, akhirnya saya menurut sajalah… karena lebih baik keluar daripada saya harus terdorong sana-sini di tengah lautan orang!

Fiuh, lega rasanya bisa keluar dari Joger. My wannabe? Hh, fucking care with him! Tapi, kami bener2 nggak tahu harus kemana setelah berhasil keluar dari Joger

Alhamdulillah, kami bertiga menemukan guide baru : Ketum dan Ebi. Hahaha. Bolehlah . Disusul beberapa menit kemudian oleh Atik dan Dini serta rombongan Bu Rini, Bu Reni dan Pak CS—lalu kami menyusuri jalanan untuk mencari secercah kedamaian dalam masjid

Berkat bimbingan tour guide dadakan (si ebi dan ketum), rombongan kami berhasil sampai di Kuta dengan selamat—meskipun sebenarnya kaki saya sudah puegeel dan capek banget karena sudah berjalan jauh banget, dari Joger ke Kuta. Sempat juga sih, kagus saat melihat ruko di kawasan Kuta yang woe… so modern! Keren! Berasa ada di negara lain!

Setelah sampai di Kuta, Esti berpisah dengan rombongan kami—karena Esti dah ditungguin kakaknya di Hard Rock Café. Saya dan Agnees memutuskan untuk tetap bersama ebi dan ketum karena belum ada rombongan temen2 lain di Kuta. Terserahlah, mau diajak jalan-jalan kemana. Kami sudah pasrah di tengah panas teriknya Kuta Bali saat itu. Nggak ingat lagi deh ama my wannabe—abisnya saya bener2 ilfil (apa hopeless ya? )

Eng ing eng… ternyata kita diajak ke Discovery Mall—maaf ralat! Sebenarnya bukannya diajak sih, tapi hanya ngikut rombongan Ebi dan Ketum—habisnya nggak ada pilihan lain! Rombongan temen2 yang lain juga masih kagak keliatan batang idungnya (mungkin sebagian masih berkerumul di Joger). Setelah berpikir beberapa kali, daripada saya dan Agnes terdiam diri dan kayak orang linglung di Kuta Bali… kita memutuskan untuk ngikut rombongan Ebi dan Ketum—barangkali diajak ke tempat yang menarik. Ternyata kata Ketum, tempat PSG nya Ebi ya di Discovery Mall itu. Aneh juga ya PSG kok di Mall, btw jadi apa ya?

Dan ternyata harapan saya benar! Ke Discovery Mall! Menurut saya sih, tempat itu tempat yang menarik. Karena saya baru tahu tuh Mall berdiri dengan megahnya dan mewahnya di tepi pantai yang eksotis trus timing suasananya saat itu pas banget (hampir sunset). Subhanallah… bener-bener enak banget berada di situ… anginnya semilir. Kalo saya jadi bule. Saya mungkin juga bakal milih tiduran di teras Mall yang sudah disediakan gazebo sambil menyeruput lemon tea… euih… enak banget tuh…

Andaikan saya bawa kamera saat itu, mungkin lagak saya sudah seperti wartawan selebriti yang nggak mau kehilangan berita—sok foto-foto scene yang bagus di berbagai tempat! Sayangnya saya nggak bawa (dan belum punya sih!) kamera—tapi, menikmati keindahan sore itu dengan indera penglihatan saya sudah cukup bagi saya. Apalagi dengan menuliskannya seperti ini, buat saya inilah memang saya inginkan! Ah, mulai nggak nyambung deh…

Pada wisata kunjungan Bali saya (pas SMP), Discovery Mall masih belum berdiri… mungkin masih rancangannya yang dibuat. 3 tahun berlalu, dan sekarang Discovery Mall telah hadir. Biasalah… tau juga kan kalau Mall itu memang dikhususkan untuk memanjakan para bule yang sedang bersantai sore di Kuta. Seperti standar Mall biasanya, ada banyak stan disana. Nggak sembarang stan loh yang ada disana, stannya kebanyakan international branded gitulah—mm,, jadi ya standar harganya juga cocok untuk kantong para bule—kalo untuk kantong saya mah… banyak kurangnya ntar!

hmm...

Sayangnya, pantai di depan Discovery Mall masih dalam tahap pengembangan, jadi ya… masih ada truk-truk pengangkut batu gitu sih. Kalau menurut saya itu agak mengganggu pemandangan sih—tapi itulah proses… mungkin juga sebentar lagi akan berakhir.

Inilah hasil foto Pantai Kuta yang… kerenlah…

pantai kuta...

One thought on “Jalan-jalan di Kuta dan Discovery Mall

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s