Wih, sudah!

Wih, sudah! Total sudah! Saya bersekolah selama 12 tahun di institusi pendidikan yang depan-depannya berkata ‘Sekolah’, yakni Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas.

Alhamdulillah!

Eit, jangan berleha-leha dulu karena sudah merampungkan wajib belajar 12 tahun, karena justru di saat inilah teman! Merupakan awal langkah perjalanan teman! Teman akan memasuki babak kedua dalam dunia pembelajaran teman! Apakah akan melanjutkan kuliah atau bekerja atau menikah atau… banyak pilihan lainlah.

Dan pada bulan ini, tahun ini (Alhamdulillah!) saya berkesempatan untuk melanjutkan kuliah di salah satu PTN di Kota Malang. Meskipun bukan merupakan PTN favorit bagi mayoritas remaja di Kota Malang, tapi bagi saya PTN ini merupakan PTN yang terfavorit karena PTN ini bersejarah dalam hidup saya. Nggak hanya menyangkut masa lalu, jadi inget masa-masa SMP dulu—saat saya sering ke PTN ini untuk menjemput ayah saya, saat saya ngetik tugas sejarah dulu sampe sore-sore. Tapi juga menyangkut masa depan, PTN ini akan menjadi saksi lahirnya salah seorang generasi baru bangsa Indonesia! Heheheh, berlebihan yah .

Awalnya saya nggak yakin apakah saya bisa lulus SNMPTN, dan ternyata Alhamdulillah saya lulus. Entah kenapa sejak awal, saya sudah berpikir bahwa saya tidak akan lulus SNMPTN, mengingat sebanyak 6000 lebih lulusan SMA tahun 2008 (dan tahun-tahun sebelumnya) se-Indonesia, berebut untuk mendapatkan satu bangku kosong di Perguruan Tinggi Negeri pilihannya! Nggak main-main tuh SNMPTN! Materi yang diujikannya juga selevel dengan materi SMA yang notabene banyak membutuhkan analisis yang mendalam daripada materi SMK yang lebih sering menggunakan rumus/materi praktis dan lulusan SMK memang difokuskan untuk bekerja, sehingga tidak terlalu mementingkan materi-materi selain materi sesuai jurusannya/materi produktif.

Saya sendiri adalah lulusan SMK di Kota Malang, sekolah swasta lagi! Benar-benar ciut dah nyali saya saat itu! Untungnya masih ada buku bimbelnya keponakan saya, huff,, paling nggak masih ada referensi buku pelajaran untuk dipelajari walaupun sedikit!

Ada beberapa tips dari temen-temen saya dan dari saya sendiri—sebagai persiapan bagi peserta SNMPTN yang mungkin kurang persiapan (seperti saya ), untuk menghadapi ganasnya SNMPTN :

  1. Pilih mau ikut ujian untuk jurusan IPA/IPS/IPC, sesuaikan dengan kemampuan yang teman miliki (akademis) dengan jurusan PTN yang akan diambil.

  2. Pilih jurusan dan PTN yang sekiranya sesuai dengan kemampuan teman. Biasanya tiap PTN punya passing grade alias standar kelulusan SNMPTN masing-masing. Naa, untuk mengetahui kemampuan teman, disarankan untuk sering-sering mengikuti Try Out sebelum SNMPTN.

  3. Belajar/siapkan materi pelajaran yang akan diujikan, belajar ringkasan saja—supaya nggak semakin puyeng, tegang, n stress, dll.

  4. Fokuskan untuk memahami secara mendalam pada 3 mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama (matematika dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris), malah kalau bisa pada hari pertama jangan dibiarkan banyak jawaban yang dirasa akan salah/masih ragu-ragu, dikosongin saja sekalian—tapi sebelum memutuskan untuk dikosongi harus berusaha menjawab semaksimal mungkin! Senggaknya dari 75 soal, 50 soal lebih baik terisi.

  5. Untuk hari kedua, nggak usah terlalu bingung dan terlalu menghabiskan waktu dengan materi pelajaran yang nggak kita ketahui cara menjawabnya. Lebih baik kerjakan saja semampunya materi pelajaran yang kita ketahui cara menjawabnya dan yakin bahwa jawabannya benar! Opsi pilihan pada SNMPTN nggak terlalu membingungkan seperti UAN, di SNMPTN—kalau cara pengerjaannya benar, maka jawabannya pasti akan ada di opsi pilihannya, tetapi kalau cara pengerjaannya salah, maka nggak mungkin ada opsi jawabannya. Berbeda dengan UAN yang opsi jawabannya membingungkan! Baik kita mengerjakan soal dengan cara pengerjaan yang benar atau salah, dua-duanya ada jawabannya! Heran!

  6. Tenang dalam pengerjaan, nggak usah mengukur diri dengan orang lain! Yang diperlukan adalah berkonsentrasi! Oiya, kalau kebelet buang air pada saat ujian, jangan ditahan-tahan! Bisa mengganggu konsentrasi

  7. Be optimistic!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s