Begitu Dekatnya Kita dengan Pornografi

Pagi itu, seperti biasa, saya nyalakan laptop, tancapkan LAN untuk koneksi internet, lalu double-klik ikon YM, kemudian memasukkan username dan password, beberapa detik kemudian, aktiflah akun YahooMessenger (YM) saya. Ya, bagi menurut saya, YM adalah pintu gerbang diri saya menuju internasional versi dunia maya! Mengapa tidak? Dengan YM, saya bisa berkenalan dengan kawan saya yang berada di negeri antah-berantah, nun jauh disana, hanya dalam hitungan detik! Sebagai contoh, saya memiliki beberapa kenalan dari belahan bumi Indonesia (pasti!) bagian selain Jawa, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, USA, Belanda! YM juga telah menyambungkan tali persaudaraan saya dengan sepupu saya (dari keluarga Bapak) di Kepulauan Riau—yang mana sejak Bapak saya hijrah ke Jawa tahun 1970-an, tidak pernah melakukan kontak lagi secara fisik (selain kontak bathin :D)!

Oke, bisa disimpulkan… semua itu berkat kecanggihan internet dan pastinya aplikasi YM!

Seperti biasa, ada beberapa offline messages dari fans saya *nasis mode on*, yang segera minta untuk ditanggapi. Tiba-tiba terbuka lagi sebuah ajakan pembicaraan dari seorang teman, ber-akun ‘Jenny_xxx’ (saya lupa, akun persisnya apa). Kira-kira begini sepotong percakapan diantara kami berdua :

Jenny_xxx          : Hello

d_octavian          : Hello, ni sapa ya?

(pada detik itu, saya mengira dia adalah teman saya—orang Indonesia asli—yang menggunakan nama sok inggris)

Jenny_xxx          : Have we chat before?

Uulala,, salah besar! Bukan orang Indonesia neng! Asyik nih, kenalan barruuu!!😀

D_octavian         : no, I think we haven’t

Jenny_xxx          : Oooh, I’m sorry, I forget when we did a chat! I’m 24/female

Heh? Disini saya merasa agak aneh! Lha wong, saya baru pertama kali chat dengan dia kok! Eh, malah katanya dia, dia lupa kapan terakhir chat dengan saya! Ya… baru pertama kali neng! Dong, dong, si eneng! Lalu, percakapan selanjutnya pun mengalir dengan bahasa inggris—yang saya lupa teksnya, dan pasti saya jawab singkat-singkat😀. *maklum, English gw cekak*

D_octavian         : I’m 20/female, where do u come from?

Lalu, dia tidak menjawab pertanyaan saya… eh, malah nanyain yang iya-iya…eh, I mean, yang enggak-enggak😀

Jenny_xxx          : I gonna change my clothes, do you wanna see?

Saya segera berteriak pada teman-teman saya, “Woi, gw diajak chatting ma lesbong nih!”, pada detik itu juga teman2 saya langsung tertarik dan ikutan lihat chat saya😀. saya ingin minta pendapat pada mereka, tetapi wajah mereka sepertinya sama-sama menunjukkan derajat curiosity yang meluap-luap! Walhasil, tanpa tedeng aling-aling, saya jawab dengan sepatah kata penuh keyakinan dan keingintahuan!

D_octavian         : sure

Jenny_xxx          : well, see me at www.abcdefghij-xxxxx.com/123456/pqrstu-4567… do you have a webcam?

Saya terbelalak, sambil nge-klik link itu😀. daaaann.. saking cepetnya akses internet saat itu, sangat mudah sekali untuk membuka file video streaming si Jenny yang lagi… !@#$%^&*()! (21+ mode on). Cukup untuk show off nya, langsung saya close halaman itu, lalu saya delete akun si Jenny dari YM saya untuk selama-lamanya…. Ogah banget deh gw diajak chatting lagi! Jijay! Sorry, Jen! Tapi, gw masih demen cowok😀. sementara temen-temen saya juga pada langsung ngacir…

Oke, saya yakin di belahan bumi lain dan pada detik yang sama, pasti ada banyak manusia-manusia dengan tingkat penasaran dan keingintahuan tinggi, seperti saya—dan akhirnya terjerumus di link halam website jahanam itu! Reaksi mereka pasti berbeda-beda, ada yang jijay, ada yang malah seneng (dan memutar terus video itu, bahkan didonwload kali ya :D), atau ada yang pingin mendobrak ke-eksis-an dengan jalur seperti si Jenny… semuanya bisa aja terjadi!

Akses internet, tingkat sekuritas yang rendah, jargon kebebasan berekspresi, dan lemahnya pengetahuan agama, menjadi hal utama yang mendasari pornografi semakin marak di Indonesia. Masih lekat dalam ingatan, kasus Arin CuLun (Cut Tary-Luna Maya) yang menggemparkan Indonesia karena kasus video pornonya—terlepas dari segala macam motif yang melatarbelakangi si RJ cs mengunggah video bejat itu—yang jelas masalah itu sudah mewabah, meracuni, dan menjadi epidemi bangkitnya penyakit pornografi bagi orang yang menonton! Tidak sedikit berita tentang tindakan pelecehan seksual, pemerkosaan, dan pengunggahan video mesum yang terjadi akibat mencontoh tindakan buruk dari kasus pornografi tersebut. Ini buktinya : (cali link-nya di internet)

Bahkan, anak dibawah umur pun ikut-ikutan melakukan tindakan tidak senonoh itu… :
http://regional.kompasiana.com/2010/06/23/ini-dia-akibat-video-mirip-ariel-luna-maya/

Eits, bukan berarti yang diatas umur boleh melakukan pornografi ya! Hem, benar2 racun dunia! Bayangkan aja, jika mulai kecil, pikiran dan otak anak bangsa telah dicekoki dengan hal berbau pornografi,  mau jadi apa bangsa ini?  Mau jadi bangsa kebo? Masalah ini bukan isapan jempol semata… namun, masalah bangsa! Jelas, membutuhkan penanganan langsung dari beberapa pihak yang terkait dan dilakukan secara integral.

Setidaknya, Kemenkominfo Indonesia sudah melakukan tindakan nyata dengan membangun sistem keamanan dan gangguan dari hal2 yang bersifat porno, saat kita browsing di dunia maya. Dengan mengaktifkan DNS Nawala!

Untuk Windows XP :

  1. Pilih control panel dari start menu
  2. Klik Network Connections yang ada di control panel.
  3. Pilih koneksi yang ada dari jendela Network Connections.
  4. Klik tombol Properties.
  5. Pilihlah Internet Protocol ( TCP/IP ) dan klik ” Properties “
  6. Klik radio button pada USE the following DNS server addresses, dan ketikkan alamat DNS Nawala pada kolom Preferred DNS server dan Alternate DNS server.
  7. Alamat DNS Nawala : 180.131.144. 144 dan 180.131.145. 145 lalu klik OK.

Tidak cukup hanya dengan mangktifkan DNS Nawala, teman-teman! Serangan virus kejahatan akan terus berkembang di sekeliling kita, maka kita juga harus meng-update tingkat antivirus kita sendiri. Beberapa langkahnya antara lain:

  1. Bergaul dengan teman-teman yang baik! Teman-teman yang baik, tidak menjerumuskan kita ke pergaulan yang salah. Jika sudah terlanjur terjerumus dengan teman yang tidak baik, pelan-pelan menjauh dari  pergaulan itu. Minta bantuan orang tua atau konseling untuk menanganinya.
  2. Kita juga harus giat-giatnya meningkatkan system sekuritas dalam diri kita, dengan meningkatkan keimanan kita! Tidak ada salah satu pun agama yang menyarankan bahkan menyuruh umatnya untuk melakukan pornografi dan bentuk-bentuk pelecehan seksual baik disengaja maupun tidak disengaja!
  3. Sibukkan diri dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif! Kumpulkan berbagai macam prestasi yang dapat membuat orang tua bangga😀
  4. Saat browsing, aktifkan DNS Nawala!

Dengan beberapa langkah tersebut diharapkan akan semakin menambah kekebalan kita terhadap virus-virus pornografi! Selamat berinternet dengan sehat!😀

Note :

Untuk alasan menjaga kesucian blog saya, (dan saya nggak mau ingat2 link itu lagi) Link website diatas bukan link beneran! Jangan terkecoh yaaa..😀

7 thoughts on “Begitu Dekatnya Kita dengan Pornografi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s