Tentang Aturan Baru KA Ekonomi Jarak Dekat

Dalam 7 hari selama 1 pekan, saya paling menunggu-nunggu datangnya hari Jumat, Sabtu dan Minggu🙂. Kalau disuruh memilih hari favorit dari 3 hari itu, saya memilih hari Sabtu. Alasannya? Simpel, karena besoknya adalah hari Minggu🙂. Seperti pada postingan saya yang ini, saya selalu naik Kereta Api Penataran (ekonomi jarak dekat) setiap kali PP Surabaya-Malang.

Nah, pada hari ini tepat tanggal 1 Februari 2013 diberlakukan aturan baru untuk KA Penataran dan Rapih Dhoho.

Foto-0099

Saya sangat mendukung aturan ini, karena dengan adanya aturan ini tingkat kepadatan pembeli tiket KA Ekonomi (jarak dekat) setiap harinya akan berkurang. Bahkan saking antusiasnya masyarakat perkeretaapian indonesia *lho*, antrian kereta ekonomi jarak dekat di Stasiun Gubeng hari ini yang biasanya sepi mendadak menjadi sangat panjang. Selain itu, menurut saya aturan baru ini juga memudahkan bagi penumpang yang sering Pulang Pergi (PP) karena penumpang dapat memesan tiket PP di satu tempat dan satu waktu.

antrian_panjang

Namun, ada beberapa hal yang perlu disosialisasikan kepada calon penumpang KA Ekonomi jarak dekat, terutama tentang bagaimana mekanisme memesan untuk beberapa hari kedepan dalam 1 minggu. Seperti misalnya:

  1. Calon penumpang diwajibkan mempersiapkan kartu identitas (KTP/SIM), karena pemesanan tiket untuk hari yang sama maupun hari yang berbeda membutuhkan tanda pengenal. Mengapa perlu tanda pengenal? Mekanisme ini sepertinya cukup efektif untuk meminimalisir adanya calo tiket, karena jika nama yang tertera pada tiket tidak sama dengan nama yang tertera pada tanda pengenal, maka tiket tidak akan diakui.
  2. Calon penumpang yang akan memesan untuk hari berikutnya (bukan hari H) wajib mengisi form pemesanan tiket. Pada form tersebut, kita isikan data diri calon penumpang sesuai tanda pengenal, dan data keberangkatan (tanggal, jam, asal stasiun dan tujuan stasiun) sesuai kebutuhan calon penumpang.

form_pemesanan

Itu sih sedikit yang saya tau, mungkin bagi calon penumpang yang sering bepergian dengan Kereta Api Ekonomi/Bisnis/Eksekutif Jarak Jauh sudah terbiasa dengan mekanisme seperti itu. Tetapi karena aturan ini baru diberlakukan pada Kereta Api Ekonomi Jarak Dekat, ada baiknya juga ada sosialisasi dari PT. KAI–minimal dengan menyediakan tempelan informasi alur/mekanisme pembelian tiket yang baru, atau dengan mengerahkan jumlah petugas lebih banyak sehingga masyarakat bisa bertanya langsung pada petugas. Dengan begitu masyarakat (termasuk saya) yang masih belum tahu bagaimana mekanisme yang benar untuk membeli tiket, sehingga pelayanan PT. KAI bisa mendapat apresiasi positif dari masyarakat🙂.

tiketkereta

13 thoughts on “Tentang Aturan Baru KA Ekonomi Jarak Dekat

  1. iya nih, sosialisasinya minim banget. mekanisme. ane jg mendukung sih program mengurangi calo dan kemudahan pesan tiket ekonomi semacam ini, cuma jadi dilema, yg keberangkatan langsung susahnya setengah mati. seakan ada jatah tiket hari h tiap stasiun…
    selain di stasiun apa bisa dipesan di tempat lain kayak agen2 online seperti alfamart gitu?

    1. Hai noily,
      iya, karena sosialisasinya minim, ada beberapa calon penumpang yang udah antri2 gitu, pas gilirannya di depan eh ternyata ga bawa KTP.
      Untuk pemesanan di agen2 online setau saya sepertinya masih belum bisa, jadi untuk dapetin tiket KA Jarrak Dekat masih terbatas di stasiun2 yang melayani sistem online.

  2. oh itu belinya tetep di loketnya situ ya wed?
    terus misalnya aku beli 3 tiket, KTPnya boleh 1 aja? KTP asli apa fotokopi yak?
    enak nih kalo gini, liburan jadi nggak antri2 kalo mau ke rumah mbah :p

    1. iyaa mel, beli di satu stasiun (tapi biasanya beda loket sih, hehe), bisa untuk hari yang berbeda n bisa pesan PP. yang beli 1 orang juga gpp, kalo mau nitip minimal pake fotokopi KTP😀.

  3. ya ada kelebihan dan kekurangannya..
    kmrn juga habis berurusan dengan perkereta-apian #baru pulkam
    yang menyedihkan adalah kereta api jarak jauh (kediri-jakarta) kelas ekonomi ada yang dihapus T-T

      1. jakarta ke semarang wed, lanjut semarang ke kediri, lanjut balik kediri ke jakarta wed, pengen mampir malang sebenere, pengen ke warung ft, cuman nggak keburu ke malang, soale ajak anak-istri juga😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s