Singapore n Malaysia Trip #3: Review Shophouse Hostel

Hi,

Nggak kerasa sudah memasuki bulan Oktober, tahun 2014 akan berakhir 3 bulan lagi. Time flies ya. Yuk throwback April dulu, ke masa-masa liburan yang menyenangkan ke Singapore dan Malaysia😀. Pada tulisan sebelumnya, saya membahas tentang berburu tiket promo dan membuat itinerary perjalanan. Nah, saat ini saya mau menunaikan janji untuk nulis post tentang Shophouse Hostel, tempat saya dan rombongan menginap ketika liburan ke Singapore. 

Selama kami di Singapore, kami menghabiskan 1 malam pertama di Rest Room Changi Airport yang sangat amat nyaman *don’t try this*. Walaupun sebenernya ruangan ini nggak boleh dipake untuk istirahat. Tetapi pegawainya (yang kebanyakan orang India) mafhum (baca: ngga tega) dengan kondisi kami, udah rombongan dan bawa anak kecil pula. Maklum, kami booked hostel check-in jam 12 siang🙂.

Nah, our tour guide dadakan kita, Mbak Laras, udah survei beberapa hostel di Singapore yang bersih, murah dan dekat aksesnya ke jalan raya, halte bus atau MRT station. Akhirnya jatuhlah pilihan ke Shophouse Hostel. Silakan dikulik websitenya disini. Hostel ini terletak di 48 Arab Street, Singapore, intip locationnya di google maps.

Menurut saya, hostel ini unik banget desainnya, vintage-vintage gitu deh. Bangunan hostelnya ngga begitu besar, tapi disusun rapi jadi terlihat kece banget.

IMG_2666
Shophouse The Social Hostel
IMG_2673
Shophouse Hostel di 48 Arab Street, diapit gedung-gedung perkantoran

Di lantai 1 ada resepsionis dan cafe, lalu ada pintu kecil khusus pengunjung untuk menuju tangga lantai 2. Shophouse ini sepertinya udah jadi rujukan para backpacker. Ada banyak foto pengunjung yang ditempel di dinding hostel dekat tangga menuju lantai 2.

IMG_2665
Dinding yang ditempeli foto pengunjung Shophouse Hostel

Sayangnya saya nggak sempet ambil foto tempat tidur kami. Rombongan dibagi 2, yang perempuan di lantai 3 dan yang laki-laki di lantai 4. Kalau nggak salah, lantai 2 khusus untuk kamar tidur yang campur (laki-laki dan perempuan). Tiap lantai memiliki 2 kamar tidur dan 3 toilet. Tiap kamar tidur ada 6 bunk bed–tempat tidur susun. Kebetulan kami, yang perempuan, sekamar dengan 1 orang Malaysia dan 1 lagi orang bule mana nggak ngerti, Berhubung kami mayoritas di kamar itu, jadinya kita bisa bebas pakai bahasa Indonesia.

Di dalam kamar, saya dapat fasilitas wi-fi, AC, locker barang, lampu tidur. Di luar kamar, kita juga bisa pakai fasilitas umum toilet, hairdryer, setrika dan jemuran baju. Cuman ya, namanya juga hostel, apa-apa harus mau berbagi dengan pengguna lainnya hehe. Kalo mau yang private ya nginep di hotel, tapi hotel di Singapore harganya selangitt😦.

Rooftop View

Bagian yang saya paling suka adalah rooftop nya yang terletak di lantai 4. Selain ada tempat duduk-duduk macem gambar di bawah ini, ada juga semacam warnet kecil yang bisa kita pake sesuka kita gratisss (tapi banyak cowoknya sih waktu itu, jadi saya ngga sempet pake), ada ruang nonton TV, baca buku dan dapur.

IMG_2644
IMG_2639 Tempat kongkow di rooftop hostel, ada TV dan buku, nggak bayangin kalo hujan jadinya gimana

Dari rooftop ini, kita bisa lihat atap-atap rumah yang ada disamping hostel. Rapi sekali. Atap rumah nggak ada yang diwarna-warni, tinggi rumah pun sama, ngga ada atap yang bulukan, semua warnanya cerah. Sukaa banget. Masing-masing rumah disini punya AC lho.

IMG_2642
Jauh-jauh ke Singapore, tetep aja bawanya P*p mie😀

 

Ini foto bagian dapur di hostel. Jadi ceritanya, kita disediakan sarapan (fasilitas hotel) ala ala light breakfast pake sereal, roti dan susu. Ini Singapore ya teman-teman, tolong jangan nyari sarapan pecel disini🙂.

IMG_2643
Mupeng ama perabotan ini semua, pengen punya dapur bersih kayak gini
IMG_2647
Light breakfast ala Shophouse Hostel
IMG_2646
Mana nutella, mana nutella

Reservasi Shophouse Hostel

Untuk melakukan pengecekan kamar kosong dan reservasi Shophouse Hostel, bisa dilakukan secara online lewat sini. Pembayaran dilakukan pake Creditcard, kalau nggak salah wajib kasi DP (Down Payment) dulu sebesar 10% dari total harga, setelah mau check-in baru melunasi pembayaran.

Saya rasa, Shophouse Hostel ini udah kece lah ya, selain harga menginap di yang lumayan murah (saat itu, saya dapat harga 24 SGD, setau saya harganya per bulan Oktober naik jadi 30 SGD) , lokasi hostel yang dekat dengan halte bus dan dekat dengan kampung arab (banyak pilihan makanan halal) juga menjadi alasan kenapa hostel ini bisa jadi pilihan bagi kalian yang mau menginap dengan budget ala backpacker😀. Selamat berlibur!

5 thoughts on “Singapore n Malaysia Trip #3: Review Shophouse Hostel

  1. Maaf mbak, mau nanya .. saya rencananya akhir desember 2014 ini mau menginap di shophouse hostel… itu pembayarannya 10% dulu, baru nanti pas udah sampai sana, baru di lunasin ya? boleh gak pke credit card atas nama org lain?? makasih

  2. Mbak OKta, lokasi nya dekat dengan MRT apa?dan kira2 berapa lama atau berapa meter jaraknya sampai ke Hotel?tks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s