User-Based Recomendation Systems

Hi,

Pagi-pagi sebelum ayam berkokok, saya mikirin mau nulis blog tentang apa hari jumat ini. Lagi buntu, nggak ada ide, iseng saya cek ada notifikasi apa nggak di akun instagram saya. Kali aja ada Dian Sastro komen foto di akun Instagram saya atau Chelsea Islan nge-like foto saya :D. Ternyata ngga ada, mungkin mereka belum lihat ajah. Dilanjut dengan scrollscroll foto teman, kemudian setelah bosen dan kebetulan nggak ada foto baru yang mau saya upload, saya tekan menu ‘search‘ yang ada gambar kaca pembesar itu. Digiringlah saya ke halaman seperti di bawah ini. Di halaman ini kita dikasi rekomendasi orang-orang yang mungkin kita kenal di bagian ‘Discover People‘ dan foto-foto yang barusan di-like oleh temen kita.

Recommendation system di Instagram

Peduli banget kan ya Instagram ini, mereka ngasih kita rekomendasi temen supaya temen kita makin banyak atau ngasi kita rekomendasi foto-foto yang baru di-like temen kita, bisa jadi foto yang di-like temen kita itu foto dari user yang belum kita follow.

Ini sih sebenernya bukan Instagram peduli ama kita, kita kan konsumen dari Instagram. Jadi, mereka memberikan layanan yang bisa bikin konsumennya betah berlama-lama kepo-kepo di Instagram. Masuk akal.

Pertanyaannya, gimana sih caranya instagram menentukan rekomendasi ke kita? Nah, dapet nih tema untuk postingan blog hari ini.

Continue reading “User-Based Recomendation Systems”

Advertisements