Tour de Saga 2016

Tanggal 6 November 2016 rombongan PPI Kitakyushu mengadakan tour ke Saga untuk melihat Saga International Hot Air Balloon Festival yang diadakan tiap tahun di Prefektur Saga. Letak Saga agak jauh dari Kitakyushu, waktu tempuh menuju Saga dengan mobil pribadi via tol bisa 1.5-2 jam, sedangkan kalo naik JR bisa lebih lama. Ini juga kali pertama saya berkunjung ke Saga, selama 1,5 tahun tinggal di Kitakyushu. Sepintas, Saga terasa lebih asri dibanding Kitakyushu, karena masih banyak area persawahan di sepanjang perjalanan. Kalo di Indonesia, bedanya kayak Nganjuk dan Malang kali ya :p.

Peserta Hot Air Balloon berasal dari berbagai negara dimana biasanya mereka mewakili perusahaan tertentu. Dari Jepang sendiri ada peserta dari NTT, Honda, Yamashiro Gas, etc. dan dari luar Jepang dari Cathay Pacific, Schroeder, Lindstrand, Zagreb, etc. Kami sampai di lokasi pukul 7 pagi, dimana udah banyak banget orang Jepang gelar tikar, berkumpul dengan keluarga. Maklum, weekend.

Acara penerbangan balonnya dimulai dari jam 6.30, walau masih agak berkabut, sampai jam 09.30. Best timing-nya sih jam 8 pagi ya, kabut udah ilang, dan balonnya uda pada mengangkasa. Nih, foto2 Hot Air Balloonnya yang berhasil terekam di hp yang di kamera nyusul. Miriplaah dengan yang di Cappadocia, Turki. Sayangnya, karena ini kompetisi, bukan dikhususkan untuk wisata, penonton ngga bisa request untuk naik balon udara.

This slideshow requires JavaScript.

Mengapa di balon udara ini menarik bagi kami? Karena festival seperti ini jarang bisa ditemui di Indonesia yang suhu sehari-harinya berkisar antara 30 C. Suhu udara di pagi hari saat penerbangan balon sekitar 10-11 C, cukup dingin untuk makhluk tropis macam saya, namun suhu ini adalah suhu yang pas untuk nerbangin balon udara yang driven by hot air/mengudara karena tekanan udara panas di area dalam balon udara.

Jadi, balon udara mengangkasa bukan karena helium. Tetapi dengan udara yang temperaturnya lebih tinggi dalam balon udara. Semakin dingin suhu diluar semakin bagus, karena udara panas di dalam balon udara lebih ringan dari pada udara dingin diluar balon udara, sehingga udara panas dalan balon udara bisa menerbangkan balon ke angkasa. Berdasarkan situs ini, untuk menerbangkan massa seberat 454 kg, dibutuhkan udara panas dengan volume sebesar 19.812 km kubik. Supaya balon udara tetap bisa mengudara ke atas, dibutuhkan burner yang terus menghangatkan udara dalam balon.

balloon_description
http://www.eballoon.org/balloon/how-it-works.html

Salah satu challenge di Saga Hot Air Balloon festival  kemaren adalah memasukkan bendera kuning ke suatu tempat in the ground. Pengemudi balon udara harus mengatur burner dan membuang sedikit udara panas keluar lewat valve untuk membuat balon udara turun close to the ground kemudian memasukkan bendera kuning.

Video ini juga menjelaskan bagaimana mengetahui rata-rata kecepatan ‘naik’nya sebuah balon udara dalam perubahan waktu yang dihitung dengan rumus turunan.

name

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s