Learning How To Learn

Gangguan terbesar saya untuk keep focus pada suatu kerjaan adalah handphone dan koneksi internet. Apalagi saat liburan, has nothing to do dan HP nempel ama tangan. Nah, berhubung saya pengen sembuh dari adiksi ini, saya install macem2 aplikasi yang bisa boost productivity seperti ClearLock dan Pocket.

Seperti yang pernah saya tulis di post sebelumnya, ClearLock ini bisa mengunci beberapa aplikasi selama rentang waktu tententu, sedangkan Pocket ini gunanya untuk menyimpan website secara offline. Pocket ini berguna banget kalo mau mengurangi adiksi koneksi internet. Nggak cukup itu aja, saya juga ngeblok facebook dari browser saya di laptop. Nggak bisa FB-an di laptop deh ya.

Nggak tau kenapa saya masih aja ngerasa ga bisa fokus, macem lola dan susah nangkep materi. Apa yang salah dengan cara belajar saya? Iseng saya cari course di coursera tentang gimana cara belajar. Dapet course ini: “Learning How to Learn: Powerful mental tools to help you master tough subjects“. Free course ini recommended banget buat siapapun yang prinsip hidupnya long-life-learner, cieh. Course keren gini bisa free yah, amal jariah banget ya yang ngasi lecture XD. Saya juga belum khatam nontonin semua week dari videonya sih coba kalo dorama, pasti sehari dah khatam. Video lecture-nya dibagi dalam tiap week. Masing-masing week membahas topik yang berbeda. Continue reading “Learning How To Learn”

Dorama: Mother Game

Setelah lama ngga nonton dorama, akhirnya sekarang nonton dorama lagi. Diawali dari dengerin lagu berjudul Beautiful yang dibawakan oleh Superfly. Pertama kali denger, kirain soundtrack anime, karena lagunya powerful banget, bikin semangat. Ternyata lagu tersebut soundtrack dari dorama berjudul : Mother Game (マザー・ゲーム~彼女たちの階級~ Maza Gemu – Kanojo tachi no Kaikyuu).

Dorama ini menceritakan tentang seorang single mother bernama Kanbara Kiko (di doramanya sih Kanabara Kiko) yang membesarkan anaknya, Haruto, yang berusia 5 tahun. Kiko harus bekerja sebagai pemilik warung bento “Gohanya” untuk menghidupi keluarga kecilnya. Semua uang simpanannya habis, dibawa kabur oleh mantan suaminya ke Paris. Nah, sementara itu Kiko berusaha memasukkan anaknya ke daycare yang dikelola pemerintah karena lebih murah daripada private daycare. Kiko harus mengantri berhubung banyak banget anak seusia Haruto yang mau masuk daycare. Sedangkan private daycare sih nggak pake sistem antrian, tapi ya gitu biayanya muahal! Seorang single mother macem Kiko perlu berpikir dua kali untuk memasukkan Haruto ke private daycare.

Continue reading “Dorama: Mother Game”

Essential Apps for Smartphone

Hi,

Nowadays smartphone becomes part of our life. It gives you world in your hand. It connects you to families, friends, and world. It brings you happiness from the game installed. But then you realize that smartphone controls your life and end up regretting how much time you’ve spent on smartphone. Smartphone become your world. To avoid that, I will give you a list of essential applications that recommended for smartphone: Continue reading “Essential Apps for Smartphone”

25 Tahun

Hi,

Hari ini tepat 7 hari saya menapaki usia ke-25. Perayaan ulang tahun di Indonesia bukan menjadi sesuatu yang menyenangkan, karena justru di hari ulang tahun ini, teman-teman di kuliah atau tempat kerja tetiba menagih jatah traktiran dengan alasan syukuran atas bertambahnya umur. Masih untung jika hanya ditagih traktiran, yang bikin sebel lagi jika ada episode dikerjain ama temen saat ulang tahun, entah diguyur air kolam atau dilempari telur dan tepung. Padahal kalo di Jepang, temen saya pernah cerita (saya belum pernah merasakan), kalau kita ulang tahun justru kita–yang ulang tahun yang ditraktir makan.

kaskus_ultah
Email ucapan selamat ulang tahun dari Kaskus

Ibu saya mencuri start dengan mengucapkan selamat sehari sebelumnya, saya bersyukur ibu saya nggak menanyakan kapan nikah. Di usia 25 tahun, Ibu saya sudah menikah dan memiliki dua anak, bersiap untuk merencanakan anak ketiga. Sementara saya di usia 25 tahun, sedang pusing melajarin algoritma untuk clustering data.

Continue reading “25 Tahun”

Hikmah dari Random Chat

Alhamdulillah, Allah mempertemukan gue dengan orang-orang yang membuat gue belajar tentang disiplin terhadap waktu. Dari beberapa teman yang gue temui dalam bulan ini, 1 orang Indonesia dan 1 orang Turki, mereka memiliki kepribadian yang hampir sama.

Contoh kasus, pada saat gue dan temen gue lagi window shopping ama si cewek Turki dari satu toko ke toko yang lain, terjadilah percakapan sebagai berikut (sebut saja si cewek Turki dengan Melati):

Melati : “kita punya waktu 1 jam 15 menit lagi untuk jalan-jalan, nanti jam 13.30 kita harus sholat dhuhur ya. Karena kita akan sholat di taman, kita ambil wudhu dulu di toilet yang ada di mall sebelah taman”.

Gue dan temen : #anggukangguk

Continue reading “Hikmah dari Random Chat”

User-Based Recomendation Systems

Hi,

Pagi-pagi sebelum ayam berkokok, saya mikirin mau nulis blog tentang apa hari jumat ini. Lagi buntu, nggak ada ide, iseng saya cek ada notifikasi apa nggak di akun instagram saya. Kali aja ada Dian Sastro komen foto di akun Instagram saya atau Chelsea Islan nge-like foto saya :D. Ternyata ngga ada, mungkin mereka belum lihat ajah. Dilanjut dengan scrollscroll foto teman, kemudian setelah bosen dan kebetulan nggak ada foto baru yang mau saya upload, saya tekan menu ‘search‘ yang ada gambar kaca pembesar itu. Digiringlah saya ke halaman seperti di bawah ini. Di halaman ini kita dikasi rekomendasi orang-orang yang mungkin kita kenal di bagian ‘Discover People‘ dan foto-foto yang barusan di-like oleh temen kita.

Recommendation system di Instagram

Peduli banget kan ya Instagram ini, mereka ngasih kita rekomendasi temen supaya temen kita makin banyak atau ngasi kita rekomendasi foto-foto yang baru di-like temen kita, bisa jadi foto yang di-like temen kita itu foto dari user yang belum kita follow.

Ini sih sebenernya bukan Instagram peduli ama kita, kita kan konsumen dari Instagram. Jadi, mereka memberikan layanan yang bisa bikin konsumennya betah berlama-lama kepo-kepo di Instagram. Masuk akal.

Pertanyaannya, gimana sih caranya instagram menentukan rekomendasi ke kita? Nah, dapet nih tema untuk postingan blog hari ini.

Continue reading “User-Based Recomendation Systems”